Heboh ! Indonesia Rawan Obat Palsu, Coba Cara ini Untuk Membedakan Obat Palsu dan Asli

Posted by Bella Putri


ANEH92: Di indonesia lagi heboh dengan maraknya obat palsu yang beredar. Dengan kondisi tersebut harus diwaspadai oleh masyarakat indonesia karena bukan hanya merugikan tetapi juga sangat berbahaya bagi kesehatan masyarakat banyak. Sayang sekali masyarakat memang tidak memiliki pengetahuan lebih bagaimana cara membedakan obat asli dan obat palsu. seperti yang dikutip dari  tribunnews

Farmakolog dari Departemen Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, dokter Instiaty mengatakan, tidak mudah untuk membedakan obat palsu dan asli secara kasat mata. "Kalau semua mirip ya, jadi harus uji laboratorium untuk memastikan mana obat palsu dan asli," kata Instiaty saat dijumpai di Pabrik PT Bayer Indonesia, Cimanggis, Jawa Bawat, Kamis (29/9).

Namun ada cara sederhana untuk membedakan obat biasanya adalah dengan melihat perbedaan warna bungkusnya, label obat atau mengecek ada tidaknya izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan. Akan tetapi, seringkali secara kasat mata obat palsu yang beredar sangat mirip dan sulit untuk dibedakan. Konsumen pun jarang memerhatikan label sebelum membeli dan minum obat.

Instiaty mengungkapkan, obat-obatan yang biasanya dipalsukan adalah obat yang kemasannya gampang ditiru, harga pembuatannya murah, dan banyak dibeli oleh orang. Contohnya, obat bentuk kapsul, viagra atau obat disfungsi ereksi, dan antibiotik.
"Viagra itu kalau orang beli mahal, jadi beli di warung-warung. Kita enggak tahu apa isinya," kata dia.
Obat palsu bisa saja hanya berisi tepung atau obat yang komposisi atau kadar bahan pembuatnya tidak sama dengan obat asli. Tentunya obat itu tidak akan efektif untuk mengobati suatu penyakit. Untuk membeli obat sebaiknya sesuai resep dokter dan melalui apotek terpercaya karena sudah di bawah pengawasan BPOM. Jangan melalui obat resep di warung, apalagi situs online. Kemudian, curigalah jika harga obat lebih murah dari yang seharusnya.

{ 1 comments... or add one}


Viona Wayan mengatakan...

The development of counterfeit drug cases in Indonesia from year to year showed no significant increase or decrease in terms of quantity . However, if viewed from spreading , showed an increase.
suksestoto

Posting Komentar